8 Tips Presentasi di Kelas yang Paling Efektif

8 Tips Presentasi di Kelas yang Paling Efektif
Berbagi itu indah. Klik untuk share.

Dapat tugas presentasi dari guru di sekolah? Nggak usah cemas, terima aja dengan tenang karena kemampuan presentasi akan terpakai terus bahkan sampai pensiun. Nah, salah satu ciri presentasi yang baik adalah efektifitasnya. Apa tips-tips presentasi yang efektif di kelas? Simak terus di artikel ini.

Maju ke depan kelas seringkali membuat gugup, apalagi kalau diminta untuk presentasi. Keringat dingin, jantung berdegup kencang, wajah menjadi pucat, bicara menjadi gagap. Rasanya ingin menghilang saja.

Padahal semakin dini kamu belajar presentasi didepan kelas saat sekolah, maka kelak presentasi didepan kelas saat kuliah dan presentasi didepan bos saat bekerja bukan hal sulit lagi.

Justru, presentasi di depan kelas adalah cara yang tepat untuk mempersiapkan diri.

Menghadapi dosen dan bos kelak tentu akan lebih menegangkan, dibandingkan tampil di depan teman-teman sekelas saat ini.

So, dibawa asyik aja! Yang paling penting tahu kuncinya.

Apa itu?

Kuncinya adalah persiapan. Kamu harus mempersiapkan materi presentasi dengan baik, juga mempersiapkan dirimu untuk bisa berbicara di depan kelas dengan prima.

Jangan lupa juga untuk mempersiapkan diri menggunakan peralatan yang perlu saat presentasi.

Ada beberapa tips untuk kamu agar bisa membawakan tugas presentasi di kelas dengan baik. Simak baik-baik ya.

1. Buat Slide Materi Presentasi

Bagi presenter, slide dapat membantu untuk fokus pada apa yang harus disampaikan saat presentasi. Slide juga bisa sebagai pengingat, kalau-kalau ada hal yang terlupa untuk disampaikan pada audiens.

Untuk audiens, slide bermanfaat untuk dapat lebih memahami presentasi yang sedang mereka dengarkan.

Jadi, slide ini sebetulnya adalah alat bantu. Fokus utama saat presentasi sebetulnya adalah si presenter dan apa yang disampaikannya. Walau begitu, slide presentasi harus dibuat dengan sebaik-baiknya.

Slide presentasi ini sebaiknya berisi hal-hal pokok atau keypoints dari apa yang akan kamu sampaikan saat presentasi. Jadi, sangat penting bagi kamu untuk mengetahui dan memahami benar apa yang akan kamu sampaikan saat presentasi.

Setelah itu, barulah kamu menuliskan poin-poin pentingnya ke dalam slide.

Slide yang baik adalah slide yang fokus. Jadi, buatlah setiap slide untuk setiap poin penting dari materi presentasimu.

Gunakan gambar untuk semakin memperjelas pesan yang ingin disampaikan dan hindari terlalu banyak teks di dalam slide, agar audiens tidak bosan saat melihatnya.

Sebaiknya, gunakan desain atau template yang konsisten untuk slide presentasi ini. Maksudnya adalah untuk menjaga fokus audiens pada materi yang kamu sampaikan. Pilih juga desain template yang tidak terlalu ramai, agar mata audiens tidak lelah saat menyimak presentasimu nanti.

Untuk desain presentasi kelas yang menarik, kamu bisa mendapatkannya di internet, termasuk di Template Presentasi.

Ada beragam desain yang bisa kamu unduh dan gunakan. Kamu juga bisa mengeditnya dengan mudah. Tinggal memasukkan gambar dan teks yang dibutuhkan.

2. Pakai rumus 2-4-8

Rumus ini bisa kamu terapkan saat membuat slide presentasi, agar tidak membosankan teman-teman sekelas dan guru.

Maksud dari rumus ini adalah: setiap slide ditampilkan selama 2 menit, dalam setiap slide terdapat tidak lebih dari 4 poin penting dan dalam setiap poin penting tersebut disampaikan tidak lebih dari 8 kata.

Jelas maksudnya kan? Dengan rumus ini, slide buatanmu akan lebih menarik karena tidak ribet dengan banyaknya teks yang ditampilkan. Kamu juga tidak akan sibuk karena harus terlalu sering mengganti slide yang ditampilkan.

3. Jalin hubungan dengan audiens

Maksudnya, saat tampil di depan kelas membawakan presentasi, kamu jangan ngomong sendiri. Jalin kontak dengan teman-teman dan guru sebagai audiensmu.

Caranya, lakukan kontak mata dengan mereka dan selalu tersenyum saat menyampaikan presentasi.

Senyum di sini tentu bukan senyum lebar seperti ketika kamu mau selfie, tapi lebih pada raut wajah yang tidak membosankan dan tidak tegang ketika menyampaikan presentasi.

4. Perhatikan audiens

Kalau kamu menjalin hubungan dengan audiens, maka kamu juga dapat mengetahui apa yang mereka inginkan ketika kamu membawakan presentasi.

Kamu bisa tahu saat mereka mulai bosan, sehingga kamu bisa cepat-cepat berpikir bagaimana cara untuk mengatasinya.

Mungkin suaramu terlalu pelan atau cara bicaramu terlalu cepat, sehingga teman-temanmu mulai malas untuk mendengarkan. Coba tambah volume suaramu dan ubah gaya bicaramu menjadi lebih rileks dan menyenangkan untuk didengar.

Sesekali kamu juga bisa melontarkan humor, agar fokus teman-temanmu bisa segera kembali.

5. Jangan bertele-tele

Penting ya, untuk menghindari terlalu banyak bicara saat presentasi. Apalagi jika waktu yang disediakan cukup panjang. Saat menyampaikan presentasi, kamu harus fokus dan berkonsentrasi pada apa yang menjadi poin penting dari materi presentasimu.

Seperti sudah disampaikan di atas, sesekali okelah kalau kamu melontarkan joke untuk menyegarkan suasana, tapi jangan sampai kebablasan.

Yang penting adalah, hindari mengatakan sesuatu yang melenceng dari tema yang mau disampaikan. Akan lebih keren kalau joke yang kamu sampaikan tadi juga berhubungan dengan tema presentasi.

6. Mulai presentasi dengan pembukaan yang asyik

Inilah pentingnya mempersiapkan diri sebelum tampil membawakan presentasi. Kamu bisa mempersiapkan pembukaan yang asyik, alias nendang. Kalau pembukaannya sudah menarik, teman-teman pasti akan lebih tertarik untuk mendengarkan sampai selesai.

Pembukaan presentasi yang asyik itu misalnya dengan cerita, apalagi cerita yang berhubungan dengan dirimu dan teman-temanmu. Apalagi kalau cerita itu sampai terdengar mak jleb, pasti teman-temanmu akan semakin tertarik mendengarkan keseluruhan presentasimu dengan serius.

7. Gunakan bahasa tubuh

Coba kamu bayangkan, menyenangkan nggak sih kalau mendengarkan orang berbicara dan orang itu hanya berdiri tegak? Tentu tidak, kan?

Itu sama dengan audiens saat presentasi. Mereka akan langsung bosan kalau kamu hanya berdiri diam saat menyampaikan presentasi.

Maka, selain senyum dan melakukan kontak mata, kamu juga harus menggunakan bahasa tubuh.

Kamu bisa berjalan-jalan, seperti maju-mundur, saat menyampaikan presentasi, menggerak-gerakkan tangan, atau mengubah sikap berdirimu sesuai dengan apa yang sedang kamu bicarakan.

Dengan bahasa tubuh ini, kamu akan terlihat semakin percaya diri. Audiens akan lebih senang mendengarkan uraian orang yang percaya diri, karena akan terdengar lebih menyenangkan.

8. Enjoy aja

Kalau kamu merasa tegang, maka teman-temanmu yang sedang mendengarkan akan mengetahuinya. Mereka akan melihat bahwa kamu tidak percaya diri.

Oleh karena itu, rileks dan nikmati penampilanmu saat membawakan presentasi. Enjoy aja!

Kalau kamu tampil rileks dan percaya diri, suaramu juga akan lebih tenang dan enak didengarkan. Raut wajahmu juga akan membuat teman-temanmu menjadi lebih rileks dan nyaman . Jadi, mereka dapat mendengarkan lebih baik pada apa yang sedang kamu sampaikan.


Berbagi itu indah. Klik untuk share.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bantuan? Chat via WA